Mengintip Lima Apartemen Termahal di Kawasan Jakarta

Kampanye provokatif yang memenuhi ruang publik Jakarta selama sepuluh tahun hingga lima tahun terakhir tidak berlaku untuk real estat mewah. Mengapa? Karena harga penawaran asli terlalu tinggi. Itu sebabnya pertumbuhan harga akan lambat dan tidak mungkin setiap hari Senin. Apartemen matahari dan bulan, misalnya, di kompleks Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Harga jual apartemen Jakarta Selatan penawaran awal ditetapkan Rp 110 juta per saham. Meter persegi. Jika area terkecil adalah 250 meter persegi, harga per unit adalah $ 27,5 miliar. Rp.

Angka ini belum termasuk pajak. Selain itu, pembeli apartemen mewah ini bukanlah orang kaya baru atau kaya yang mengharapkan pengembalian investasi cepat (ROI) atau mendapat manfaat dari kenaikan harga dan pengembalian sewa. Di sisi lain, pembeli apartemen mewah ini adalah orang-orang yang berbelit-belit, atau atas nama Leads Property Indonesia, CEO Hendra Hartono adalah seorang taipan super. Karakter mereka tidak rumit. Karena mereka tahu hal-hal baik, mereka tidak memerlukan informasi terperinci. Jika Anda sudah menyukainya, mereka hanya memastikan Anda mendapatkan suasana.

Hendra melanjutkan, pembeli eksklusif real estat adalah mereka yang sering bepergian ke luar negeri dan menetap di Singapura, Inggris, AS atau Australia. Kelas mereka tidak lagi tinggal di Menteng, Kebayoran Baru atau Pondok Indah, yang secara tradisional merupakan konsentrasi orang-orang kaya di Jakarta. Kembali ke real estat mewah saat ini di pasar adalah apartemen kelas satu atau masih dalam pembangunan dan apartemen yang ada.

Menurut Hendra, flat utama masih dikenakan pajak barang mewah, sementara flat yang ada termasuk dalam perhitungan penjualan kembali. Berikut adalah lima apartemen termahal di Jakarta, berdasarkan penelitian real estat di Indonesia:

  1. Sun and Moon Apartement di kompleks Dharmawangsa, Kebayoran Baru, dengan jumlah Rp 110 juta per malam. Tidak termasuk meter persegi. Pajak. Apartemen ini adalah hasil kolaborasi antara Samudranayaka Unggul Group dan pengembang Jepang Tokyo Tatemono.
  2. Keraton di The Plaza di Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, ditawarkan dengan biaya Rp 150 juta per meter persegi. Pengembang proyek diklaim sebagai rumah nomor satu di Jakarta, yang dibangun oleh PT Plaza Indonesia Realty Tbk.
  3. Langham Residence di Distrik 8, Sudirman CBD, Jakarta Selatan, dijual dengan harga patokan Rp 98 juta per tahun. Meter persegi. Ini adalah apartemen yang dimiliki dan dikembangkan oleh Agung Sedayu Group, sebuah kompleks dengan kantor Distrik 8.
  4. Le Parc di Thamrin Ni, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, dihargai RP 75 juta per meter persegi. PT Putra Gaya Wahana membangun apartemen ini bersama dengan Thamrin Nine Tower, lagu super pertama di Jakarta.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *